PENGEMBANGAN SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH KAWASAN WISATA LEMBAH HARAU KABUPATEN LIMA PULUH KOTA, PROPINSI SUMATERA BARAT
DOI:
https://doi.org/10.31258/jptl.1.2.%25pAbstrak
Kawasan Wisata Lembah Harau merupakan salah satu dari tiga objek wisata unggulan di Kabupaten Lima Puluh Kota. Jumlah pengunjung mengalami peningkatan setiap tahunnya, akan tetapi tidak disertai dengan rencana pengelolaan sampah yang baik dari pemerintah daerah. Akibatnya, pengelolaan sampah kawasan wisata Lembah Harau masih belum baik, dapat dilihat dari pengadaan sarana dan prasarana yang belum memadai untuk menampung kuantitas sampah yang dihasilkan dari kawasan wisata ini. Kajian ini bertujuan untuk pengembangan sistem pengelolaan sampah kawasan wisata. Sistem pengelolaan sampah Kawasan Wisata Lembah Harau direncanakan selama 12 tahun yang dibagi menjadi dua tahap yaitu jangka pendek (2019-2025) dan jangka panjang (2026-2030). Perencanaan aspek teknis operasional untuk jangka pendek berupa sistem pewadahan komunal kapasitas 120 liter sebanyak 26 buah, sistem pengumpulan menggunakan pola komunal tidak langsung dengan menggunakan becak motor sebagai alat pengumpul sebanyak 1 unit yang memiliki kapasitas 1,5 m3, pengolahan yang dilakukan pada TPS3R yaitu kegiatan pengomposan dengan metode takakura susun dan daur ulang sampah. Pengangkutan dilakukan oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dengan menggunakan arm roll truck untuk mengangkut sampah residu dari pengolahan di TPS 3R menuju TPA regional Payakumbuh
