Studi Uji Perbedaan Waktu Pemicuan, Mendidihkan Air dan Nyala Api pada Briket Biomassa Limbah Kayu Jeruk
DOI:
https://doi.org/10.31258/jptl.1.1.%25pKata Kunci:
Briket arang, Limbah kayujeruk, tempurung kelapa, biomassa, bahan bakar alternatifAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk pembuatan briket arang sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. Penelitian ini memanfaatkan limbah kayu jeruk sebagai biomassa bahan bakar alternatif yang tidak menimbulkan masalah bagi lingkungan. Metode penelitian dilakukan dengan cara pengolahan lewat pembakaran system pirolisis dengan melihat perbedaan waktu pemicuan api, lama waktu mendidihkan air, dan lama nyala api. Briket divariasikan antara kayu jeruk dan tempurung kelapa dengan perbandingan 700:300; 500:500; dan 300:700. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pencampuran arang kayu jeruk dengan arang tempurung kelapa berpengaruh terhadap waktu pemicuan api, lama waktu mendidihkan air, dan lama nyala api. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa briket yang paling bagus diantara vasriasi A dengan 700 gram kayu jeruk : 300 gram tempurung kelapa, variasi B dengan 300 gram kayu jeruk : 700 gram tempurung kelapa dan variasi C dengan dengan 500 gram kayu jeruk : 500 gram tempurung kelapa adalah briket variasi B karena briket B adalah briket yang paling banyak mengandung tempurung kelapa.
