PENURUNAN SALINITAS AIR PAYAU MENGGUNAKAN BEADS KOMPOSIT CHITOSAN-CLAY
DOI:
https://doi.org/10.31258/jptl.3.1.11-23Keywords:
air payau, manik chitosan-clay, laju alir, massa manikAbstract
Kualitas air payau yang buruk menyebabkan air payau tidak bisa digunakan sebagai sumber air bersih atau air minum. Salah satu ciri-ciri air payau adalah kandungan salinitas yang cukup tinggi. Kandungan salinitas air payau menunjukkan kadar garam dalam air payau. Proses adsorpsi merupakan alternatif yang dapat digunakan dengan sistem kolom menggunakan manik beads yang mengandung gugus amina dan memiliki kemampuan yang baik dalam mereduksi salinitas. Hasil uji FTIR dan karakterisasi chitosan yang dibuat pada penelitian ini mengandung gugus fungsi chitosan dengan derajat deasetilasi 80,97%, hasil uji kekuatan mekanik 10,65 MPa, dan hasil uji penyerapan air (DSA) untuk beads chitosan clay diperoleh nilai 612,36%. Manik-manik beads juga dikarakterisasi dengan analisis uji SEM untuk mengetahui bentuk morfologi, dihasilkan beads bertekstur kasar dan porous. Tujuan dari penelitian ini adalah menurunkan salinitas pada air payau. Variasi yang dilakukan adalah laju alir 3 mL/menit, 3,5 mL/menit, dan 4,5 mL/menit, dan beads dengan massa 380 g/L, 475 g/L, dan 570 g/L. Hasil penelitian diperoleh efisiensi terbaik sebesar 92,34% untuk penyisihan ion salinitas dengan konsentrasi akhir 1,833 ppt pada laju alir 3 mL/menit dan massa bead 570 g/L.
References
Fajri, N.E. & Kasry, A. 2013. Kualitas Perairan Muara Sungai Siak Ditinjau Dari Sifat Fisik-Kimia Dan Makrozoobentos. Berkala PerikananTerubuk, Vol. 41(1): 37-52.
Darmawansa, WN., & Jati, DR (2014). Desalinasi Air Payau dengan Media Adsorben Zeolit di Daerah Pesisir Pantai Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah. 2 (1), 1-10.
Wiqradhani, W (2017). Sintesis Nanopartikel Magnetit (Fe3O4) Secara Elektrolisis dan Uji Adsorptivitas Terhadap Logam Besi (Fe). Skripsi.
Milah, EW (2009). Pemanfaatan Arang Aktif dari Biji Buah Jambu sebagai Adsorben. Tugas Akhir. Jurusan Teknik Kimia. FTI, Unair, Surabaya.
Laurentza, PF (2020). Penyisihan Logam Besi (Fe) Dan Mangan (Mn) Dari Air Tanah Artifisial pada Kolom Adsorpsi dengan Sekam Padi Sebagai Adsorben. Skripsi. Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Andalas.
Kousalya, GN, Sundaram, MRGC., & Meenakshi, S (2010). Synthesis of Nano-Hydroxyapatite Chitin/Chitosan Hybrid Biocomposite for the Removal of Fe (III). Carbohydrate Polymer, 82, 594-599.
Ridwan, I. & Rispiandi, (2011). Pembuatan Membran Komposit dari Kitin - Sekam Padi untuk Proses Pervaporasi, J. Fluida, 7(1): 12-17.
Nabilah, S R., Arief, S., & Zulhadjri. (2012). Sintesis dan Karakterisasi Membran Komposit yang Berbahan Dasar Kitosan, Silika, dan CaCO3, J. Kimia Unand, 1(1): 21-26.
Marieta, A., & Ida, M (2019). Berbagai Aktivitas Farmakologi Dari Senyawa Kitosan. Fakultas Farmasi Universitas Padjajaran. Farmaka. Volume 17 Nomor 2.
Manohar, DM., Noeline, BF., & Anirudhan, TS (2006), Adsorption Prerformance of Alpillared Bentonite Clay for The Removal of Cobalt (II) From aqueous Phase, Journal of Applied Clay Science, 31: 194-206.
Bergaya, F (2013). Introduction to Clay Polymer Nanocomposites (CPN) Chapter 13. Amsterdam: Elsevier.
Agustina, S. & Kurniasih, Y. (2013). Pembuatan Chitosan Dari Cangkang Udang dan Aplikasinya Sebagai Adsorben Untuk Menurunkan Kadar Logam Cu. Seminar Nasional FMIPA UNDIKSHA III.
Supriyantini, E., Yulianto, B., Ridlo, A., Sedjati, S., & Nainggolan, AC (2018). Pemanfaatan Chitosan dari Limbah Cangkang Rajungan (Portunus pelagicus) sebagai Adsorben Logam Timbal (Pb). Jurnal Kelautan Tropis, Vol. 21 No. 1: 23-28.
Sari, D., & Nurhayati, E (2013). Karakterisasi Lempung Palas Yang Diaktivasi Dengan Naoh Secara Impregnasi. Skripsi. Laboratorium Kimia Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Riau.
Biswas, S., Taslim, UR., Tonmoy, D., Papia, H., & Rahman, MM (2020). Application of Chitosan – Clay Biocomposite Beads for Removal of Heavy Metal and Dye from Industrial Effluent. Journal Of Composite Science. Vol. 4 No. 16: 63–80.
Rajmohan, D (2019). Characterization of Spirulina-Aliginate Beads Formed Using Ionic Gelation, Jurnal International Science, Vol: 5: 1-7.
Syura, I. (2020). Pembuatan Dan Karakterisasi Film Bioplastik Pati Porang (Amorphophallus, Sp) Dan Kitosan Dengan Plasticizer Sorbitol. Skripsi. FMIPA. Universitas Sumatera Utara. Medan.
Mashuni, M., Ritongga, H., Jahiding, M., & Hamid, FH (2021). Sintesis Chitosan dari Kulit Udang sebagai Bahan Membran Elektrode Au/ Chitosan /GTA/AChE untuk Deteksi Pestisida. ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia, Vol. 18(1) 2022, 112-121.
Kusumaningsih, T., Masykur, A., & Arief, U (2004). Pembuatan Kitosan dari Kitin Cangkang Bekicot (Achatina Fulica). Biofamasi, 2 (2), 64-68.
Dompeipen, EJ (2017). Isolasi dan Identifikasi Kitin dan Kitosan Dari Kulit Udang Windu (Panaeus monodon) dengan Spektrokopi Inframerah. Jurnal Kementrian Perindustrian, (1), 31-41.
Khan, TA., Peh, KK., & Hung SC (2002). Reporting Degree of Deacetylation Value of Chitosan: The Influence Analitycal Methods. J Pharm Pharmacent Sci, 5(3), 205-212.
GRAS (General Recognition of Safety). (2012). Chitoclear® Shrimp-Derived Chitosan: Food Usage Conditions For General Recognition Of Safety, Iceland (IL): GRAS
Sadiana, M., & Fatah, AH (2018). Aktivasi dan Karakterisasi Lempung Asam Kalimantan Tengah sebagai Salah Satu Alternatif Bahan Adsorben. Seminar Nasional Pendidikan. Banjarmasin.
Taha, AA., Hameed, NJ., & Rashid, FH (2020). Decolorization of Phenol Red Dye by Immobilized Laccase in Chitosan Beads Using Laccase - Mediator - System Model. Baghdad Science Journal. 2020, 17(3):720-725.
Pal, P., Gaber, S., Haija, MA., & Banat, F (2017). Effect of different solvents and clay loading on Polyacrylamide hydrogel to remove Iron from Lean Methyldiethanol solvent. International Journal of Petrochemistry and Research. 2017; 1(1): 6-11.
Maghfirana, CA (2019). Kemampuan Adsorpsi Karbon Aktif Dari Limbah Kulit Singkong Terhadap Logam Timbal (Pb) Menggunakan Sistem Kontinyu. Tugas Akhir. Fakultas Sains Dan Teknologi.

