ANALISIS STATUS MUTU AIR DAN DAYA TAMPUNG BEBAN PENCEMARAN AIR SUNGAI (STUDI KASUS: SUNGAI SEKANAK, 22 ILIR, KOTA PALEMBANG)
DOI:
https://doi.org/10.31258/jptl.3.1.1-10Keywords:
sungai, kualitas air, daya tampung, sumber pencemaran, neraca massaAbstract
Status mutu air sungai saat ini telah mengalami penurunan. Salah satu penyebabnya adalah tata guna di sekitar sungai. Tata guna lahan di sekitar Sungai Sekanak meliputi permukiman penduduk, sekolah, dan pasar. Tercemarnya air sungai terindikasi diakibatkan limbah yang dihasilkan dari aktivitas pemukiman yang langsung dibuang ke badan sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kualitas air Sungai Sekanak, menghitung beban pencemaran dari parameter pH, suhu, TSS, BOD, COD, dan kadmium di Sungai Sekanak, menentukan daya tampung beban pencemaran Sungai Sekanak menggunakan metode neraca massa, dan menentukan status mutu Sungai Sekanak menggunakan metode indeks pencemaran. Pengambilan sampel ditentukan dengan penentuan 2 titik sampling. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kuantitatif dengan membandingkan baku mutu kualitas air berdasarkan lampiran VI PP RI No. 22 Tahun 2021. Berdasarkan hasil perhitungan status mutu air sungai menunjukkan Sungai Sekanak telah tercemar ringan. Hal ini terlihat dari hasil pengukuran parameter BOD dan COD yang telah melebihi baku mutu. Hasil perhitungan beban pencemar parameter BOD sebesar 132,48 kg/hari dan parameter COD sebesar 624,3 kg/hari dimana hal tersebut telah melebihi beban pencemar maksimum. Hasil perhitungan daya tampung parameter BOD dan COD telah melebihi baku mutu, dimana untuk parameter BOD sebesar 6,47 mg/L dan parameter COD sebesar 34,30 mg/L.
References
Hastutiningrum, S & Astari, NA (2020). Pengaruh Tata Guna Lahan Terhadap Kualitas Air dan Daya Tampung Beban Pencemaran Selokan Mataram Yogyakarta. Jurnal Teknologi Technoscientia, 12 (2), 189-194.
Drastiani, R (2019). Pengaruh Gejala “Pariwisatanisasi” Revitalisasi Tepian Sungai Sekanak Khususnya Terhadap Karakteristik Bangunan Dan Kawasan Heritage Sekanak Sebagai Potensi Urban Heritage Tourism di Palembang. NALARs, 18(2), 131-142.
Rahmi, A & Edison, B (2019). Identifikasi pengaruh air lindi (leachate) terhadap kualitas air di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) Tanjung Belit. Aptek, 11 (1), 1-6.
Pratama, D., Yanda, R., & Fajar, M (2022). Analisa Status Mutu Air Dan Daya Tampung Beban Pencemaran Di Sungai Way Jelai Provinsi Lampung. Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering, 13(2), 128-140.
Ebuete, AW., Puanoni, NI., Ebuete, YI., & Ebuete, E (2023). Water Quality Index (NSFWQI) of the River Nun, Bayelsa State, Nigeria. American Journal of Environment and Climate, 2(2), 15–22. https://doi.org/10.54536/ajec.v2i2.598
Mirandha, A (2021). Kajian Kualitas Air Sungai Belawan Provinsi Sumatera Utara dalam Upaya Pengendalian Pencemaran Air (Doctoral dissertation, Universitas Sumatera Utara).
Susanto, M., Ruslan, M., Biyatmoko, D., & Kissinger, K (2021). Analisis Status Mutu Air Sungai Petangkep Dengan Pendekatan Indeks Pencemar. EnviroScienteae, 17(2), 124-133.
Uddin, MG., Nash, S., & Olbert, AI (2020). A review study of water quality index models and their use for assessing surface water quality. Ecological Indicators, 122, 107218. https://doi.org/10.1016/j.ecolind.2020.107218
Lusiana, N., Widiatmono, BR., & Luthfiyana, H (2020). Beban pencemaran BOD dan karakteristik oksigen terlarut di Sungai Brantas Kota Malang. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(2), 354-366.
Wu, J & Wang, Z (2022). A hybrid model for water quality prediction based on an artificial neural network, wavelet transform, and long short-term memory. Water, 14(4), 610. https://doi.org/ 10.3390/w14040610

